Kamis, 12 Oktober 2017

Panduan Bisnis Online Praktis Dan Mudah Untuk Pemula

Panduan Bisnis Online Praktis Dan Mudah Untuk Pemula
Dengan semakin tingginya biaya kebutuhan hidup, kini pendapatan utama terkadang tidak mencukupi. Anda dipaksa untuk mencari alternatif pemasukan lain, misalnya saja dengan bisnis sampingan.

Bagi Anda para pekerja yang ingin memulai bisnis sebagai kerja sampingan, bisnis online merupakan sebuah lahan yang berpotensi memberi keuntungan. Dengan modal kecil, Anda bisa memulai bisnis tanpa mengganggu jadwal kerja Anda.

Dengan bisnis online, Anda memanfaatkan teknologi yang ada sehingga Anda bisa mengelola bisnis kapan saja dan di mana saja. Tapi, Anda harus cerdas dalam mengelola bisnis sampingan ini. Jangan sampai tujuan menghasilkan keuntungan malah buntung.

Dengan demikian, Finansialku sudah merangkum langkah praktis dan sederhana dalam memulai bisnis online bagi pemula. Mari kita simak bersama!


Agar bisnis Anda membawa keuntungan alih-alih merugi, Anda perlu mengambil langkah yang tepat.

Penasaran seperti apa sih langkah-langkah yang dimaksud? Langsung saja kita simak sebagai berikut:

#1 Membangun Mindset yang Tepat

Bagaimana bisa memulai bisnis jika pikiran Anda masih dipenuhi keraguan dan ketakutan?

Disini Anda ingin memulai bisnis, sebuah komitmen jangka panjang yang harus direncanakan dengan matang. Dengan demikian, semuanya harus dimulai dari diri Anda sendiri terlebih dahulu.

Anda harus mempersiapkan mindset yang tepat dengan sikap yang positif untuk memulai sebuah bisnis dengan baik.

Ingatlah bahwa 90 persen bisnis gagal karena mindset yang salah, karena pebisnis tersebut tidak yakin dengan bisnis yang akan dijalaninya.

Dengan membuat visi dan misi dari pikiran-pikiran kreatif Anda, tentunya akan memberi gambaran jelas tentang bisnis seperti apa yang ingin dijalankan, bagaimana sistem pemasarannya, berapa banyak modal yang dibutuhkan, dan sebagainya.

Terakhir, Anda harus memasang mindset “Uang yang bekerja untuk saya, bukan saya bekerja untung uang”.

Dengan kata lain, sebagai seorang pebisnis, Anda harus memaksimalkan penghasilan dengan efektif dan efisien.

#2 Menentukan Produk atau Jasa

Langkah selanjutnya adalah menentukan produk atau jasa yang ingin Anda jual. Pikirkan dengan matang apakah yang menjadi passion Anda dan berpotensi untuk diperjualbelikan.

Jika Anda masih juga bingung, cobalah beberapa tips berikut:

Lihatlah sekitar Anda, maka Anda bisa menentukan apakah produk atau jasa yang dibutuhkan dan diminati banyak orang.

Jadilah seorang problem solver, saat Anda menemukan masalah di sekitar, pikirkan produk atau jasa yang bisa menjadi solusinya.

Perhatikan kemampuan dan pengetahuan serta passion Anda, pikirkan apa yang bisa Anda jual dengan lebih baik daripada orang lain.

Pikirkan bagaimana produk atau jasa tersebut bisa ditukar menjadi sebuah nilai yang berarti.

Dengan kata lain, jangan langsung menentukan produknya, tetapi Anda harus mengetahui kebutuhan dan minat masyarakat sekitar terlebih dahulu.

Kemudian melihat pengetahuan dan kemampuan Anda untuk meng-upgrade produk atau jasa menjadi lebih baik.

Setelah itu, barulah Anda bisa menentukan produk atau jasa yang berpotensi untuk membawa kesuksesan dalam bisnis Anda.

#3 Membangun Sarana Jual Beli

Selanjutnya, Anda perlu menentukan sarana dalam proses jual beli tersebut. Apakah Anda ingin membuka sebuah gerai, atau membuka website?

Karena dalam topik kali ini yang dibahas adalah bisnis online, maka Anda bisa mempertimbangkan membuka sebuah website, marketplace, media chat sosial, atau akun media sosial sebagai sarananya.

Pastikan lagi, media ini tepat dan menyasar pada target pembeli produk atau jasa yang Anda jual, misalnya:

Jika Anda ingin menargetkan anak muda, gunakan media sosial yang digemari anak muda seperti Instagram dan Twitter.
Jika Anda ingin menargetkan keluarga dan kelompok yang lebih luas, Anda bisa menggunakan BukaLapak atau Facebook.

Jika modal yang dimiliki sedikit dan Anda baru saja memulai, disarankan untuk menggunakan sarana yang sudah ada, misalnya:

Marketplace: Bukalapak, Tokopedia, Shoppee, dan sebagainya.
Media sosial: Facebook, Twitter, Instagram, dan sebagainya.
Aplikasi social chat: BBM, LINE, WhatsApp, dan sebagainya.

Jika bisnis semakin berkembang, maka Anda bisa mulai membuat website sendiri. Mengapa? Karena membuat sebuah website membutuhkan biaya.

Dengan kata lain, modal Anda bertambah.

#4 Memikirkan Sistem Pemasaran

Setelah sarananya siap, maka kini saatnya mulai berjualan. Namun sayangnya, sebagus apapun produk atau jasanya, akan sia-sia jika produknya tidak diketahui orang.

Anda bisa memulainya dengan memanfaatkan media sosial, seperti Facebook, Twitter, Instagram, dan lain sebagainya.

Saat ini, internet sudah sangat banyak membantu, dan aksesnya mudah serta luas. Dengan demikian, media sosial kini menjadi salah satu sarana pemasaran yang efektif.

Selain itu, gunakanlah juga marketplace untuk memperluas jaringan Anda. Dengan memamerkan produk dan jasa di marketplace, produk Anda akan diketahui publik lebih cepat.

Nah, jika keduanya masih kurang efektif, gunakan teknik pemasaran yang lebih menyeluruh seperti memanfaatkan SEO dalam situs pencarian seperti Google.

Dengan memahami SEO, secara tidak langsung Anda mempermudah pencarian produk Anda di dunia maya.

#5 Mencari Komunitas yang Mendukung

Langkah terakhir adalah mencari komunitas positif yang senantiasa mendukung bisnis Anda. Anda juga bisa menemukan mentor atau sang ahli dalam komunitas tersebut. Dengan demikian, Anda bisa bergaul sambil menimba ilmu.

Keuntungan dari belajar kepada pengalaman orang lain adalah Anda meminimalkan trial and error, artinya Anda belajar untuk menghindari kesalahan-kesalahan yang pernah dilakukan pebisnis lain.

Cara ini sangatlah tepat bagi pebisnis pemula, karena istilahnya Anda bisa meminimalkan kerugian dan kegagalan serta bagaimana mengatasi masalah.

Hal ini bahkan tidak diajarkan di sekolah atau universitas ternama lho.

Hanya dari seseorang yang pernah menjalaninya, Anda bisa belajar mengenai kesalahan dan solusinya secara langsung.

Namun, jangan lupa untuk juga membangun hubungan yang saling menguntungkan. Maksudnya adalah Anda harus membantu orang lain juga, jangan hanya mengharapkan bantuan.

Dengan simbiosis mutualisme, maka Anda bisa bersama-sama maju dan meraih kesuksesan.

Sumber : netralnews.com

Previous
Next Post »