Kamis, 12 Januari 2017

Batu Nisan Digital, "Facebooker" Meninggal, Akun Bisa Diwariskan atau Dihapus

Facebook secara otomatis akan membekukan akun jika mesin algoritma Facebook mendapati bahwa penggunanya telah meninggal dunia.

Kini, pengguna Facebook diberi dua pilihan terhadap kelangsungan akunnya, sebelum meninggal dunia. Pilihan pertama adalah diwariskan ke pengguna Facebook yang ditunjuknya.

Facebook berencana membuat fitur yang diberi nama "legacy contact" yang memungkinkan pengguna mengatur siapa yang boleh melanjutkan akun Facebook-nya setelah mereka meninggal dunia.

Dikutip KompasTekno dari The Wall Street Journal, Jumat (13/2/2015), fitur tersebut rencananya akan diluncurkan untuk pengguna di Amerika Serikat terlebih dahulu, menyusul kemudian ke seluruh dunia.

Pilihan kedua, selain mewariskan ke orang lain, pengguna juga bisa mengatur untuk menghapus keberadaannya di Facebook setelah meninggal dunia.

Hal tersebut membuat pihak keluarga atau teman menjadi tidak bisa mengedit informasi akun yang bersangkutan.

Lalu, apa yang bisa diwariskan dari akun Facebook seseorang yang telah meninggal? Waris bakal bisa mengatur akun Facebook tersebut sehingga menjadi seperti "batu nisan digital".

Legacy contact juga bisa menulis posting-an untuk ditampilkan di halaman paling atas profil Facebook, mengganti foto profil, dan merespons permintaan pertemanan.

Perusahaan layanan internet lain yang telah memungkinkan penggunanya mewariskan akun miliknya adalah Google. Raksasa internet ini menjadi yang pertama memperkenalkan fitur warisan tersebut pada 2013 lalu.

Layanan-layanan Google yang bisa diwariskan setelah meninggal adalah Gmail, layanan penyimpanan cloud-nya, serta beberapa layanan lain. Google menyebutnya "inactive account managers."

Previous
Next Post »