Sabtu, 17 September 2016

Skotlandia Akhirnya Izinkan Polisi Wanita Pakai Hijab

Skotlandia Akhirnya Izinkan Polisi Wanita Pakai Hijab

Skotlandia menjadi negara terakhir di bawah pimpinan Britania Raya yang mengizinkan polisi wanita (polwan) memakai hijab, atribut keagamaan bagi muslim perempuan. Kebijakan itu direalisasikan pekan ini. Hijab dijadikan seragam opsional guna menjaring etnis minoritas di negara tersebut.

�Seperti banyak pegawai lain, khususnya di sektor (pegawai) publik, kami berupaya menjamin bahwa pelayanan (kepolisian) kami mewakili komunitas yang dilayani. Saya berharap seragam tambahan ini dapat berkontribusi dalam menciptakan bauran keragaman pegawai kami,� kata Kepala Polisi Skotlandia, Phil Gormley, seperti dikutip dari Al Araby, Jumat (26/8/2016).

Pengumuman ini disambut baik oleh Serikat Muslim Polisi Skotlandia (SPMA). Asosiasi tersebut menilai kebijakan tersebut akan menjadi langkah positif yang menjamin pengakuan kebebasan beragama.

�Saya senang Kepolisian Skotlandia mengambil langkah pro-aktif untuk memastikan organisasi kami dipandang inklusif dan mewakili beragam komunitas yang dilayani di negara ini. Tidak diragukan lagi, ini juga akan mendorong lebih banyak muslimah dan etnis minoritas lainnya akan suka bergabung dengan kepolisian Skotlandia,� komentar Ketua SPMA, Fahad Bashir.

Kebijakan ini diterapkan setelah data statistik terbaru menunjukkan bahwa 127 dari 4.809 pelamar atau 2,6 persen orang yang mendaftar jadi Polisi Skotlandia berasal dari kelompok minoritas. Hal ini dilihat sebagai tantangan baru dalam tubuh kepolisian dan perlu dicarikan solusinya.

Kepolisian London, Ibu Kota Inggris telah lebih dulu membiarkan muslim perempuan mengenakan hijabnya saat bertugas. Kebijakan ini disahkan pada 2001. ( Okezone )

Previous
Next Post »