Minggu, 06 Desember 2015

SUCCESS STORY; Anak Muda Pekerja Serabutan, Tidak Lulus Kuliah, Hidupnya Berubah Melalui Bisnis AHB

Anak Muda Pekerja Serabutan
Peluang datang tidak mengenal usia dan latar belakang seseorang. Ia datang kepada siapa saja, menghampiri setiap orang. Hanya mereka yang menginginkan perubahan hidup dan siap memperjuangkannya yang akan melihat dan menangkap datangnya sebuah peluang. Sementara mereka yg bermimpi hidupnya menjadi lebih baik namun enggan berusaha dan berjuang, pasti menyia-nyiakan setiap peluang yang datang. Ibarat mimpi di siang bolong, perubahan hidup pun tidak bakalan terjadi terjadi.

Adalah Hafizi, seorang anak muda usia 26 tahun dengan latar belakang yg biasa-biasa saja, anak desa, tidak lulus kuliah, tidak punya pengalaman, hanya bekerja sebagai buruh serabutan. Namun, ia memiliki tekad yang kuat untuk mengubah hidup dan memperjuangkannya. Ia percaya bahwa suatu hari nanti Allah pasti memberikan jalan. Tugasnya hanyalah berusaha dan tak kenal putus asa.

Ia berasal dari sebuah desa di Setiu, Terengganu. Anak ke-2 dari 3 bersaudara ini lahir dari pasangan suami istri yg sehari-hari bekerja sebagai penoreh/penderes getah karet. Latar belakang orang tua inilah yang membuat Hafizi punya tekad kuat untuk mengubah hidupnya.

Perjalanan hidupnya penuh liku dan pilu. Di usia 18 tahun, setelah lulur dari SPM (SMA) ia mencoba keberuntungan dg bekerja di sebuah restoren di Bandar Terengganu hampir 2 tahun. Setiap hari masuk kerja jam 6 pagi sampai jam 6 sore. Gaji RM25 sehari. Ia pun menyambi kerja serabutan. Pekerjaan apa saja dilakukan untuk sekedar uang saku tambahan.

Beranjak ke usia 20 tahun. Kerja serabutan masih ia jalani. Dengan sedikit uang tabungan yg ia kumpulkan, ia mencoba lanjut kuliah di Kolej Teknologi Bestari Setiu Terengganu. Tiga semester ia jalani, namun akhirnya berhenti, tak mampu untuk melanjutkannya lagi.

Namun ia tak patah arang. Sembari kerja serabutan. Ia mencoba berbagai usaha, walau tetap saja tidak sesuai harapan. Hasil tak seberapa, nasib pun tak berubah juga. Kemudian ia mencoba merantau ke Kuala Lumpur dan diterima kerja di Hotel Marriot. Enam bulan kerja tanpa gaji. Setiap hari makan roti tawar dengan selai air mata. Setelah setahun di Kuala Lumpur, ia memutuskan untuk pulang kampung ke Terengganu. Hampir setahun di kampung, ia tak tahu mau melakukan apa. Sambil kerja serabutan, ia mencoba menanam anggur di belakang rumah, dengan harapan ada hasil lumayan yang ia dapatkan. Namun, ternyata hasilnya pun sekedarnya saja. Hari-hari berjalan tanpa tentu dan arah. Tak ayal omelan dan marah ayah dan ibunya jadi makanan sehari-hari.

Akhirnya di usia 23, ia merasa menemukan jalan untuk merealisasikan impiannya. Ia coba membuka warung makan, impiannya sejak 2 tahun lalu. Tapi, modal ia tak punya. Ia memberanikan diri mencari pinjaman sebesar 40.000 ringgit untuk modal. Alhamdulillah, rumah makan sukses ia buka, cukup lega dan puas hatinya. Tapi, 4 bulan kemudian kenyataan tak seperti yg ia harapkan. Warung makan terpaska tutup karena BANGKRUT. Rupanya jadi juragan tidaklah mudah. Usaha seperti ini ia rasakan penuh dg risiko. Lelah tenaga dan pikiran, tinggal hutang yg tersisa.

Empat bulan setelah itu, perjalanan hidup baru ia mulai. Ia diperkenalkan dengan bisnis dg model NETWORKING. Ia benar-benar nol pengalaman, ZERO di bidang ini. Tidak mengerti apa yg mesti dilakukan. Namun tekad dan harapannya untuk mengubah hidup sangat kuat. Dengan prinsip pokoknya join, ia memutuskan untuk bergabung, sebab ia melihat ada potensi penghasilan yg sangat besar di bisnis ini, ratusan juta bahkan milyaran. Bukti sukses dari orang-orang yg menjalankan bisnis ini semakin menguatkan tekadnya. Ia pun memutuskan untuk bergabung, dan lagi-lagi bermodal pinjaman. Ia memilih bergabung dengan paket yang terbaik, Paket Diamond.

Hafizi mulai belajar sedikit demi sedikit apa itu bisnis networking. Ia diajari dari A-Z, dari tak mengerti sama sekali sampai benar-benar paham. Dengan didikan dan bimbingan mentor milyader 002 AHB PD Shah & PD Aida, akhirnya setahun Hafizi di bisnis Networking AHB hidupnya telah mulai berubah. Dari ZERO menjadi HERO. Dengan rasa syukur yang mendalam, di usia 24 tahun dia sudah mendapatkan REWARD GRATIS UMRAH (200 POIN) sebanyak 2 kali.

Hafizi 2Semangat dan tekadnya untuk sukses kian membara. Ia terus menetapkan langkah untuk menggapai impian. Ibarat tak kenal hujan dan panas, siang malam ia bekerja dan terus bekerja, mengenalkan dan berbagi peluang bisnis yg ia geluti ke sebanyak mungkin orang, membantu dan mengorganisi tim dengan baik. Penghasilannya pun terus naik dan bertambah. Pernah ia mencatat rekor INCOME HARIAN PALING TINGGI sebesar RM11.722,50, sekitar Rp 37.512.000.

Prinsip yang ia pegang adalah prinsip 3S: SABAR, SANGGUP, SACRIFICE (Berkorban). Saat ini di usainya yang ke-26, Hafizi telah memiliki dua mobil mewah impiannya. BMW Msport dan BMW e92 M3.

Kesuksesan memang tidak datang dengan tiba-tiba. Ia memerlukan waktu, usaha, doa, dan impian yg tak boleh dikalahkan dengan kata “TAPI” alias alasan. Kegagalan hari ini bukan berarti gagal selamanya. Justru kegagalan hari ini adalah batu loncatan untuk bangkit dan sukses di kemudian hari.

Previous
Next Post »