Senin, 09 November 2015

Pesan Untuk Anda Yang Aktif Di Sosial Media

Pada dasarnya membuat networking atau jejaring sosial itu sangatlah penting. Bila perlu buatlah jejaring pertemanan bukan hanya dari dalam negeri saja, melainkan hingga ke luar negeri. Karena hal ini dapat memepermudahkan kita dalam dunia kerja nanti. Disinilah peran situs jejaring sosial yang sebenarnya, yakni memberikan seseorang sebuah tempat untuk dapat menjalin pertemanan dan berkomunikasi pada lebih dari satu orang. Tapi kita juga tidak dapat menyampingkan bahaya yang bisa terjadi akibat kecanduan situs jejaring sosial ini. Banyak hal yang dapat terjadi jika kita lengah dalam berteman di dunia maya karena dibalik sana banyak sekali orang - orang tidak bertanggung jawab telah memanfaaatkan situs jejaring sosial untuk melakukan tindak kriminal. Oleh karena itu kewaspadaan kita juga pengawasan daari orang tua sangat diperlukan agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan dalam berjejaring di dunia maya seperti ini.

 Saran

Berbahaya atau tidaknya situs jejaring sosial itu tergantung pada bagaimana kita mewaspadai hal - hal yang tidak diinginkan itu agar tidak terjadi. Oleh karena itu, sebaiknya para orang tua lebih mengawasi anak - anaknya ketika mereka sudah mulai berjejaring lewat dunia maya, peran pemerintah dan lembaga pendidikan juga penting disini, yakni memberikan penyuluhan tentang bahaya berjejaring di dunia maya. Dengan begitu mereka secara perlahan akan mengerti dan bisa bertindak waspada ketika mereka sedang bermain atau berjejaring di dunia maya dan secara tidak langsung tindakan tersebut dapat mengurangi kasus - kasus yang ada akibat situs jejaring sosial.

a. Harus ada kesadaran dari semua pihak.

b. Orang tua memberikan pengawasan yang lebih saat anak sedang menggunakan internet.

c. Harus lebih bijaksana dalam menggunakan jejaring social.

d. Hindari situs-situs yang tidak layak dilihat oleh pelajar.

e. Jangan pernah berikan informasi pribadi kepada orang asing.

f. Lebih meningkatkan iman dan ketakwaan masing-masing.

g. Sebaiknya orangtua selalu mengawasi, menasehati, serta mendampingi anaknya mengenali karakteristik layanan teknologi informasi yang digunakan. Jangan hanya selalu memberikan fasilitas pada anak tanpa adanya pengawasan. Perhatian orangtua sangat dibutuhkan oleh seorang anak. Jangan sampai seorang anak terjerumus hanya karena kurangnya perhatian dari orangtuanya.
h. Atur waktu online. Cara paling mudah adalah menggunakan stopwatch atau alarm untuk mengontrol penggunaan internet. Beri jatah waktu untuk mengakses facebook atau twitter.

i. Gunakan teknologi ‘primitif’. Dapat pesan di inbox facebook? balas dengan menelponnya, terkesan lucu, aneh dan primitif? ya memang, namun dengan telepon kita benar-benar berinteraksi dengan manusia.

j. Sosialisasi offline. Keluarlah, jangan hanya menjadi orang yang memiliki banyak follower di twitter namun tidak memiliki pergaulan di dunia nyata. Ikuti acara-acara komunitas atau desa kemudian berbaurlah. Jangan hanya ramai berkicau di twitter namun saat bertatap muka secara langsung tidak bisa berinteraksi dengan baik.

k. Batasi penggunaan jejaring social. Apakah anda termasuk tipikal orang yang memiliki semua layanan jejaring sosial di internet? mulai Facebook, MySpace, Google+, Digg atau yang lainnya? Jika iya, maka mulailah membatasi menggunakan layanan tersebut, jangan aktif di banyak layanan yang memiliki fungsi sama.Contoh: Pilih Facebook atau MySpace, jangan keduanya atau pilih Digg atau Stumble Upon.
l. Pahami prioritas. Jika anda berada di kantor, prioritas anda adalah menyelesaikan pekerjaan. Bermain-mainlah dengan jejaring sosial saat istirahat atau waktu kosong. Jangan membuang waktu setiap menit ganti profil picture atau status di BBM.

m. Uninstall aplikasi di handphone. Sebenarnya anda tidak terlalu membutuhkan aplikasi Facebook atau twitter di handphone anda, kecuali jika anda memang bekerja dengan keduanya. Hapus aplikasi tersebut, jangan sampai anda diputusin pasangan karena blackberry.

n. Habiskan waktu dengan keluarga, sahabat atau orang tercinta. Saat memiliki waktu luang, akan lebih berharga untuk menghabiskannya dengan keluarga, sahabat atau orang tercinta dibandingkan dengan update status di facebook.

Previous
Next Post »