Senin, 20 Juli 2015

Waspadlah! Ini YAng Terjadi Jika Menggunakan Pengharum Ruangan Terus Menerus


Kebersihan dan keindahan ruangan merupakan hal yang terpenting untuk Anda.

Terkadang untuk menambah suasana di dalam ruangan, Anda menyemprotkan air freshener (pengharum ruangan) sehingga ruangan menjadi lebih segar sesuai dengan mood Anda.

Banyak yang tidak tahu selain memberikan keharuman pada ruangan Anda ternyata pengharum ruangan memberikan dampak negatif untuk kesehatan Anda.

Penggunaan pengharum ruangan yang digunakan di tempat di dalam kendaraan Anda seperti di mobil dan transportasi umum juga kerap menjadi pro-kontra.

Sebagian orang setuju dengan adanya pengaruh yang buruk terhadap kesehatan ada juga sebagian yang menyatakan penggunaan yang sering akan mengganggu ozon bukan kesehatan, jadi mana yang benar?

Air freshener atau pengharum ruangan biasanya berbentuk padat, cair atau semprot.


Sebenarnya bahaya dari pengharum ruangan tergantung dari jenis dan bentuk dari pengharum ruangan tersebut karena adanya perbedaan komponen kimia yang aktif yang terkandung dalam pengharum ruangan tersebut.

Penggunaan pengharum ruangan yang disemprot berisiko lebih tinggi terhadap gangguan kesehatan.

Bahan yang terkandung di dalam pengharum ruangan diantaranya adalah phthalates sehingga berpengaruh pada ketidakseimbangan reproduksi.

Adanya penurunan hormon testeron pada laki-laki bahkan pada wanita akan menyebabkan masalah kehamilan dan juga reproduksi.

Dalam sebuh studi yang ditemukan bahwa kandungan zat kimia yang berbahaya dan sering digunakan untuk pengharum ruangan ternyata dapat memicu sel kanker.

Selain itu untuk Anda yang sering menggunakan pengharum ruangan dalam bentuk spray dapat menyebabkan asma.

Oleh karena itu, dilansir bidanku.com, pastikan Anda menggunakan dalam waktu yang tepat disaat keluarga Anda tidak sedang menggunakan ruangan tersebut tanpa adanya ventilasi yang mengatur keluar masuknya udara.

Anda dapat memperhatikan kesehatan Anda dimulai dengan memilih pengharum ruangan dengan bahan yang alami.

Biasanya pengharum ruangan terdiri dari bahan dasar air yang terbilang aman meskipun ketahanannya hanya 3-5 jam, sedangkan untuk Anda yang memilih berbahan dasar minyak, terdapat zat kimia.

Mulai dari sekarang selektif dalam memilih bahan dasar dari pengharum ruangan, pemerintah sudah melarang dalam penggunaan musk, geranyl nitrile, ambrette dan zat kimia 7-methylcoumarin.

Selain itu, penggunaan pengharum ruangan yang berbentuk gel harus anda ketahui terlebih dahulu bahan dasarnya.

Adanya bahan kimia yang untuk anda yang menggukan pengharum ruangan yang mengandung methylchloroisothiozilinone dan formaldehyde.

Untuk Anda yang sudah ketergantungan dengan pengharum ruangan, hal tersebut tidak dilarang akan tetapi penggunannya bisa Anda batasi untuk dapat mengurangi resiko bagi kesehatan Anda.\

Selain itu untuk melindungi bumi, penggunaan pengharum ruangan dengan bahan tertentu akan membuat ozon semakin menipis.

Dalam mengurangi bau ruangan Anda dapat menggunakan pengharum alami yaitu kayu yang dapat mengeluarkan aroma harum seperti kayu cemara dan cendana bisa menjadi pilihan Anda.

Cara alami lainnya adalah dengan membersihkan ruangan anda secara teratur, membuat ventilasi yang cukup antar ruangan di rumah Anda, membiasakan untuk membuat sirkulasi udara dengan membuka jendela atau kipas angin di ruangan Anda.

Selain itu anda dapat menggunakan zat anti bau atau penyerap bau yaitu berupa karbon aktif silika gel dan kadang ditambahkan zat pewangi sesuai dengan kafasitas.

Pada dasarnya penyerap bau hanya akan menyerap sehingga tidak seperti pengharum ruangan yang memberikan zat di dalam ruangan Anda.

Lingkungan rumah yang sehat dapat diciptakan oleh Anda dengan senantiasa memilih yang terbaik untuk keluarga. (*)

Previous
Next Post »