Rabu, 13 Mei 2015

Hebat, Satpam Ini Sedekahkan Tiga Perempat Gajinya Selama 19 Tahun

kotabontang.net - Keberanian untuk berbagi tidak harus menunggu seseorang itu kaya atau berlebih harta. Ada seorang satpam atau sekurity berhati mulia. Dia mendonasikan 3/4 penghasilannya kepada anak anak miskin di Tiongkok. Amal terpuji itu bukan dilakukan kemarin sore, namun sudah berlangsung sejak 19 tahun silam.

Dilansir dari CCTV News, satpam bernama Ma Yong ini setiap bulannya menerima gaji senilai Rp 4,5 juta, yang kemudian ia donasikan sebesar Rp 3,5 juta untuk dibagikan kepada 17 anak tidak mampu.

Ma Yong melakukan itu dengan alasan karena ia tidak terlalu banyak pengeluaran pribadi, makan dan seragam sudah ia dapatkan dari kantor. Dia hanya menggunakan uangnya seperlunya saja seperti membeli pakaian jika pakaiannya sudah usang, sehingga Ma Yong berpikir lebih baik uangnya ia berikan kepada anak-anak yang tidak mampu, khususnya yang tidak bisa membayar sekolah.

Sisa uang yang ia pegang hanya ia gunakan untuk biaya transport dan membeli pulsa. "Saya bahagia bisa memberikan mereka makan dan pakaian yang hangat," katanya.

Meski ia berhati mulia, kebiasaan Ma mendonasikan 3/4 gajinya menimbulkan stres pada keluarganya. Ma masih tinggal bersama kedua orangtuanya yang telah berusia 70 tahun dan kedua orangtuanya bekerja sebagai petugas kebersihan toilet. Orang tua Ma mengingatkan, Ma masih membutuhkan banyak biaya untuk menyiapkan masa depannya. Ibunya meminta ia menghentikan kebiasaan itu, namun Ma menolaknya.

Ma kemudian menjelaskan bahwa ia tidak ingin orang tuanya berjuang dan bekerja dengan sulit, tapi ia juga tidak bisa berhenti membantu siswa yang membutuhkan.

"Aku tidak bisa menghentikan kebiasaan ini, karena dulu aku pernah dibantu dan menerima banyak bantuan saat jadi veteran. Sejak itu aku terdorong untuk menyumbangkan sebagian penghasilanku." katanya.

"Ketika saya jadi tentara, ibu saya kehilangan jari karena kecelakaan mesin, tapi kami tidak punya uang untuk ke dokter. Kawan saya menawarkan diri untuk menyumbangkan uang untuk perawatannya, " lanjutnya.

Lalu Ma berhenti menjadi tentara dan bekerja di sejumlah perusahaan berbeda. Namun, tidak peduli berapa banyak ia mendapatkan gaji, dia selalu menyumbangkan sebagian dari penghasilannya untuk anak-anak miskin dan orang lain yang membutuhkan. Di situ lah dia merasakah kebahagiaan.

Previous
Next Post »