Senin, 20 April 2015

Wow! Rekening Nasabah Dibobol Rp 350 Juta Pakai KTP Palsu

kotabontang.net - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam, memastikan KTP yang digunakan pelaku pembobol uang tabungan Edison di Bank Nagari sebesar Rp 350 juta, adalah palsu. Foto tidak sesuai dengan foto asli, termasuk tandatangan.

"Setelah kita cek KTP Edison dan copy KTP orang yang mengaku bernama Edison yang kita terima dari korban (Edison), dipastikan bahwa foto copy KTP orang yang mempergunakan KTP Edison adalah palsu," tegas Camat Ampek Angkek, kabupaten Agam, Hendizal, kemarin.

Dijelaskan, KTP yang saat ini ada pada korban Edison adalah KTP elektronik (e-KTP) yang datanya tercatat di pusat.

"Setelah kita cek, ternyata benar bahwa KTP yang asli adalah yang dimiliki korban (Edison) saat ini dipegang korban, dan cocok dengan data yang ada pada e-KTP di Capil Kabupaten Agam," jelas Hendizal.

Sesuai KTP yang dimiliki korban, korban tercatat sebagai warga Ampek Angkek, Nagari Batu Taba, kabupaten Agam.

Bedanya dengan KTP palsu yang dimanfaatkan orang yang mengaku bernama Edison untuk menjarah uang tabungan korban yang disimpan di bank kebanggaan urang awak itu adalah pada foto, tanda tangan dan golongan darah.

Khusus golongan darah, pada KTP asli Edison, tertulis bahwa golongan darah B. Sementara pada KTP palsu orang mengatasnamakan Edison, tidak tercantum golongan darah.

Sementara itu, korban Edison sudah mendatangi dan melapor ke lembaga yang bertanggung jawab melindungi kepentingan nasabah perbankan, yakni Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumbar.

"Ya, selain sudah mengadu ke Polresta Bukittinggi, saya juga sudah melapor OJK Sumbar, Jumat (17/4), dengan satu tujuan agar uang tabungan saya yang hilang segera dikembalikan Bank Nagari," harapnya.(jpnn)

Previous
Next Post »