Senin, 06 April 2015

WooW!! Hamil, Wanita Menderita Pica - Kecanduan Makan Batu

kotabontang.net - Seorang wanita bernama Silvia tengah hamil delapan bulan. Namun uniknya, ia mengalami perilaku aneh, mendadak menjadi kecanduan mengonsumsi batu.

Seperti dilansir Metro.co.uk, Silvia pun diketahui menderita Pica, penderita kecanduan zat makan seperti kotoran, cat atau batu.

Silvia menghabiskan cukup banyak waktu untuk menikmati batu-batu. Dan hal ini menimbulkan kekhawatiran terhadap bayi yang dikandungnya. Selama menderita Pica, ia sama sekali tak bisa meredam keinginannya mengonsumsi batu.

"Jika aku bisa berdagang dengan seseorang yang makan sushi atau acar mungkin saya tidak akan memakannya. Dan ketika saya melihat beberapa jenis batu perairan, mulutku tak bisa berhenti mengunyah," katanya.

Silvia harus menghindari tempat-tempat yang memiliki banyak batu jika dia tidak bisa menahan diri.

"Saya mencoba untuk tidak pergi ke lokasi konstruksi masa lalu karena sistem tubuh saya berjalan kusut dan saya ingin makan sesuatu."

Kelalaian ini tentu bisa membahayakan janin. Karena batu yang kotor membawa banyak kuman penyakit dan parasit jika ditelan. Tidak hanya itu, mereka jelas mengisi perutnya dan dapat menyebabkan obstruksi.

"Jelas saya harus berhenti. Saya sudah mencoba segalanya. Saya sudah mencoba makan tepung jagung, permen yang berbeda dengan konsistensi yang sama, tidak ada yang membantu. "

Suami, Silvia, Estevan, melakukan apa yang dia bisa untuk menghentikannya. Tapi, seperti pecandu narkoba atau alkohol, Silvia sering menyembunyikan batu di seluruh rumah.

"Aku sering alami sakit perut karena makan batu, yang menakutkan," dia mengaku. "Saya khawatir tentang kesehatan saya dan kesehatan bayi saya."

"Ini membuat frustrasi karena apa yang dia konsumsi juga jadi makanan untuk bayi. Anda tidak dapat mencerna batu," kata Estevan khawatir.

"Ini bukan lelucon. Anda mendapatkan batu terjebak di sana, Anda berada dalam kesulitan. "

Akibat mengonsumsi banyak batu, Silvia pun mengalami rasa sakit dan dibawa ke rumah sakit. Karena hal ini pula, si jabang bayinya dikabarkan sangat kurus karena asupan makanan yang tak sehat dan tak bernutrisi.

"Aku punya kurap di bahu karena makan batu," katanya mengungkapkan efek samping dari konsumsi batu.

Dalam beberapa minggu terakhir kehamilannya, Silvia pun mati-matian mencoba untuk menyembuhkan kecanduannya.

"Sekarang ada begitu banyak godaan karena saya telah melihat batu-batu yang sempurna. Meskipun aku tidak makan mereka, tapi hasrat itu ada."

Dia pergi ke tenaga kerja medis seperti biasa, namun, seperti yang dikhawatirkan, bayinya lahir kekurangan berat badan.

"Saya sangat senang dia oke," katanya. "Dia kecil tapi itu bisa saja jauh lebih buruk.

Previous
Next Post »