Jumat, 17 April 2015

Gara-gara Jajan Cilok, Bocah Kelas 1 SD Tewas

kotabontang.net - [ BATANG ] – Riska Mutiara Lestari (7), anak pasangan Wahyudi (54) dan Maemunah (49) warga RT 14 RW 6 Dukuh Serang Desa Wonosari Kecamatan Bawang, Batang, Jateng, meninggal dunia, kemarin (10/4).

Diduga korban yang merupakan siswa kelas 1 SDN Wonosari 3 Desa Wonosari Kecamatan Bawang ini meninggal akibat makan jajanan sekolah jenis Cilok, yang biasa dijual oleh para pedagang keliling.

Sandi (8) teman korban mengatakan saat jam istirahat seperti biasa siswa-siswa membeli jajanan jenis cilok yang mangkal di depan sekolahan.

“Entah kenapa, tahu-tahu Tiara merasa tersedak dan pingsan seketika usai makan cilok. Lalu beberapa teman yang lain melaporkan kejadian tersebut kepada guru,” ujarnya.

Mengetahui hal itu, beberapa guru langsung datang menolong dan membawa korban ke puskesmas Bawang. Sayang, sesampainya di ruang UGD Puskesmas Bawang korban meninggal saat dalam perjalanan.

“Setahu saya, usai kejadian sekolah langsung dibubarkan, karena kebetulan hari Jumat jadi pulang agak lebih awal,” imbuhnya.

Pihak guru dan Kepala Dinas Pendidikan setempat saat dikonfirmasi enggan untuk memberikan keterangan.

Kepala Puskesmas Bawang, Dr Fatkhurohman mengatakan pihaknya sudah melakukan upaya semaksimal mungkin. Bahkan korban kali pertama dibawa ke Puskesmas juga sudah dalam kondisi sayu. Padahal sudah dilakukan upaya Resusitasi Jantung dan Paru-paru (RJP) namun tidak berhasil.

“Makanan Cilok tersebut masuk ke dalam tenggorokan dan menyumbat jalan nafas, kami juga sudah berusaha untuk mengambil tapi tidak berhasil. Selain itu, pada tubuh korban ditemukan tanda-tanda warna kebiruan karena kekurangan oksigen yakni pada ujung-ujung jari dan bibir,” terang Fatkhurohman.

Dijelaskan, korban mengalami obstruksi (sumbatan jalan nafas) sehingga kehabisan oksigen dan meninggal.

Korban setelah dilakukan pemeriksaan tim medis puskesmas Bawang kemudian dibawa kerumah duka untuk segera dimakamkan. (jpnn)

Previous
Next Post »