Kamis, 30 April 2015

Foto Legendaris Jokowi Dicopot dari Galeri Foto Nasional Australia

kotabontang.net - Galeri Foto Nasional Australia di Canberra mencopot potret Presiden Joko Widodo dari dindingnya sesaat sebelum eksekusi terhadap delapan terpidana mati kasus narkoba berlangsung, pada Rabu (29/04).

Foto karya fotografer Australia, Adam Ferguson, itu merupakan salah satu finalis National Photographic Portrait Prize.

Namun Galeri Foto Nasional memutuskan untuk mencabutnya dengan alasan untuk melindunginya dari vandalisme pengunjung.

“Saya merasa dengan adanya situasi pada Rabu pagi, jalan terbaik agar karya seni tidak rusak ialah mencabutnya dari tampilan publik,” kata Kepala Galeri Foto Nasional, Angus Trumble, kepada Fairfax Media. Penilaian tersebut, kata Trumble, juga disebabkan adanya reaksi negatif dari pengunjung.

Kematian Chan dan Sukumaran disambut dengan kesedihan di Australia. Sejumlah orang menggelar acara duka cita, sebagian lainnya menciptakan laman khusus di jejaring media sosial untuk mengenang kedua figur tersebut.

Dianggap mengada-ada

Karena foto Jokowi dicopot kini ada bagian yang kosong pada panel yang seharusnya diisi foto presiden Indonesia itu.
Adam Ferguson -sang fotografer yang mengabadikan foto tersebut- mengatakan keputusan pencopotan gambar Presiden Jokowi ialah sebuah kesalahan.

Dia menambahkan seharusnya pihak Galeri Foto Nasional membiarkannya berada pada tempatnya semula.

“Mewujudkan kemarahan pada sebuah foto kedengarannya cukup mengada-ada,” ujarnya.

Previous
Next Post »