Rabu, 04 Maret 2015

Shi Zhiyong Seorang Buruh di China Tinggal di Dalam Goa demi untuk Berhemat

kotabontang.net - Demi menghemat pendapatannya sehingga bisa mengirim uang untuk keluarganya di kampung, seorang pria di China rela tinggal di dalam sebuah goa.

Shi Zhiyong (35) adalah tulang punggung perekonomian keluarganya yang terdiri atas istri, dua orang putra, dan kedua orangtuanya yang tinggal di desa Daoufuying, Handan, Provinsi Hebei, China.

Minimnya pendapatan di kampung halamannya membuat Zhiyong memutuskan untuk hijrah ke kota Jinan lima tahun yang lalu untuk mencari peruntungan. Kini, dia bekerja sebagai buruh angkut di sebuah perusahaan logistik dengan gaji sekitar 3.000 yuan atau Rp 6 juta sebulan.

"Bekerja sebagai buruh angkut di Jinan bisa memberi saya penghasilan 3.000 yuan sebulan. Jika di kampung saya, pekerjaan yang sama hanya mendapat 1.800 yuan," kata Zhiyong.

Upah yang cukup besar itulah yang mendorong Zhiyong pergi ke kota Jinan, bahkan rela untuk berada jauh dari keluarga tercintanya.

Beruntung, selain mendapatkan penghasilan lumayan, perusahaan tempat Zhiyong bekerja memberinya makan tiga kali sehari. Jadi, dia hanya menggunakan 200 yuan sebulan untuk uang sewa, biaya telepon, dan biaya pribadi lainnya.

Suatu hari, dia menemukan sebuah goa sedalam 10 meter saat berjalan-halan di Gunung Yaoshan tahun lalu. Seketika Zhiyong memutuskan untuk tinggal di dalam goa itu demi menghemat 100 yuan untuk biaya sewa kamar. "Katanya goa ini digunakan militer untuk sarana latihan pada 1970-an," ujar Zhiyong.

Meski demikian, Zhiyong tak mengatakan dia tinggal di sebuah goa. Kepada keluarganya, Zhiyong mengatakan dia tinggal di asrama yang disediakan perusahaan.

Kepada sejumlah wartawan, Zhiyong mengatakan dia bangun pukul 06.00 pagi setiap hari dan menggunakan kamar mandi perusahaan untuk sekadar mencuci muka dan menyikat gigi. Saat kembali kerja, barulah Zhiyong mandi di kamar mandi umum di kaki gunung itu.

Previous
Next Post »