Senin, 09 Maret 2015

Modifikasi Toyota Hardtop FJ40 1970

Modifikasi Toyota Hardtop FJ40 1970
kotabontang.net - Modifikasi Toyota Hardtop FJ40 1970 - Kepiawaiannya memoles jip membuat Sugiarto tak mau kalah gaul. Pria asal Surabaya ini berburu Toyota Hardtop yang nantinya akan disentuh modifikasi.

”Performa dan handling Toyota Hardtop membuat aku terpikat,” kata Sugiarto, pemilik jip yang mempercayakan modifikasi kepada rumah modifikasi Kasuari Surabaya, Jawa Timur kepada Ototrend (Jawa Pos Group).

Eksterior

Untuk merestorasi jip lansiran 1970 bukan perkara mudah. Demi memuluskan harapannya maka si empunya harus bolak balik ke pasar loak untuk mendapatkan part original Toyota Hardtop. Bodi yang dimakan usia direstorasi dengan mengecat ulang tanpa mengurangi konsep original.

”Agar tampilannya sesuai aslinya maka list dan garis bodi harus diperhatikan berikut emblem originalnya,” bisik Sugiarto. Nampak sporty bumper depan dicustom ARB yang dijejali winch Warn. Kian terang dikala malam maka disisi pilar dipasang lampu sorot Hella.

Interior

Walau jadul namun nampak segar saat menilik bagian interior. Jok dudukan depan merujuk limbah mobkas sedangkan jok belakang merujuk milik Toyota Kijang. Terasa macho lingkar kemudi mengaplikasi milik Land Cruiser berikut pedal set by Sparco.

Nampal rapi dibagian interior maka bagian dashboard dan plafon dibalut vynil hitam berikut bagian dashboard ditata indikator Defi.” Agar nyaman ruang kabin perlu diperhatikan karena beberapa bagiannya telah dimakan usia,” ungkap Sugiarto.

Kaki-kaki

Kian kekar bagian kaki-kaki dipoles ulang. Hasilnya velg Armoulette R15 yang dibalut dengan ban ban Maxxis 33x12,5xR15 nampak kekar setelah per sokbekernya milik Ex bundera. Agar sejajar kaki bagian belakang direhab.” Untuk per custom sedangkan perdaunnya milik L300,” ujar Sugiarto. Makin pakem sistem pengeremannya setelah discbrake merujuk Toyota Bundera.

Engine

Walau usianya tergolong uzur namun Wendy punya rencana lain. Dibalik kap mesinnya teronggok mesin diesel berkekuatan 4200 cc.” Untuk engine original ditanggalkan kuganti mesin 1HDT ex Landcruiser,” ungkap Wendy sang kreator. Makin nyaman sistem kemudinya maka Wendy menambahkan power steering bekas Landcruiser. (ototrend/jpnn)

Previous
Next Post »