Jumat, 06 Maret 2015

Mau Bangun PLTN, Kaltim Harus Siapkan Dana Hingga Rp 50 Triliun

kotabontang.net - Mau Bangun PLTN, Kaltim Harus Siapkan Dana Hingga Rp 50 Triliun. Pembangunan PLTN memerlukan biaya sekitar Rp 25 triliun sampai Rp 50 triliun per unit. Pembangunannya pun memerlukan waktu sampai 10 tahun.

Hal ini diungkapkan Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) Prof Djarot Sulistio Wisnubroto, usai menandatangani MoU dengan Pemprov Kaltim, di Lamin Etam, Komplek Kantor Gubernur Kaltim, Jalan Gajah Mada, Samarinda, Jumat (6/3/2015).

“Tergantung negosiasi, kisarannya Rp 25-50 triliun. Kalau mau superekspres, pembangunannya bisa selesai enam tahun. Kalau lambat bisa 10 tahun baru selesai,” kata Djarot. (BACA: Talisayan Kabupaten Berau Bakal Jadi Lokasi Pembangunan PLTN)

Satu PLTN, kata Djarot, memiliki daya 1.000 sampai 1.400 Megawatt. Namun, meski memiliki potensi uranium, PLTN yang mungkin bakal dibangun di Indonesia, masih harus membeli uranium dari luar negeri.

“Kita belum ada UU yang memperbolehkan eksploitasi uranium secara komersil. Jika PLTN beroperasi 10 tahun lagi, kemungkinan kita beli dari luar negeri. Padahal, Kalan (Kalimantan Barat), Mentawai, Bangka Belitunng, Papua, Sulawesi Barat, punya potensi uranium,” sebut Djarot. (*)

Previous
Next Post »