Rabu, 04 Maret 2015

Berpose Seksi Pakai Seragam Polisi, Dua Model Samarinda Diperiksa

kotabontang.net - Dinilai melecehkan institusi Polri, dua model cantik asal Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), terpaksa harus berurusan dengan pihak Kepolisian Resor Samarinda.

Penyebabnya, dua model tersebut nekat berpenampilan seksi dengan rok mini dan perut terbuka pada acara malam final kontes modifikasi mobil di Bigmall Samarinda pada Minggu (1/3/2015).

Keduanya dikontrak menjadi sales promotion girl (SPG) yang memamerkan sebuah mobil mewah bertema mobil Patwal.

Namun, bukan keseksiannya yang menjadi masalah, melainkan pakaian yang digunakannya adalah seragam polisi lengkap dengan emblem Sabhara.

Kepada wartawan, Kasatreskrim Polresta Samarinda Slamet Ramelan mengatakan, kasus tersebut merupakan pelecehan terhadap institusi Polri. Sebab, seragam Polri tidak boleh digunakan sembarangan, apalagi dengan pose menantang.

"Yang melapor anggota Polres sendiri. Pakaiannya jelas melecehkan. Bajunya diikat dan mempertontonkan perut. Pakai rok mini lagi," kata Slamet, Rabu (4/3/2015).

Slamet menjelaskan, tidak hanya dua model tersebut, Polresta juga memanggil penyelenggara acara dan peserta kontes tersebut.

"Selain model-modelnya, penyelenggara event kontes mobil dan pemilik mobil juga dipanggil. Barang bukti sementara ini masih seragam polisi yang digunakan model, foto-foto model yang dikumpulkan kepolisian di tempat kejadian, dan mobil kontes bertema Patwal," ujarnya.

Hingga kini, kata Slamet, pihaknya belum menetapkan status tersangka terhadap dua model itu.

"Semuanya masih berstatus saksi, pemeriksaan masih terus berlanjut," sebutnya.

Polresta menyatakan perbuatan kedua model itu melanggar Pasal 228, Pasal 207, dan Pasal 310 KUHP.

"Ada tiga pasal yang dijatuhkan. Sementara kasus ini masih diproses, semua saksi diperiksa dan semuanya kooperatif. Terkait seragam polisi tersebut, dua model itu mengaku membelinya di Jalan Antasari, Samarinda, yang menjual atribut kepolisian," ujarnya.

Previous
Next Post »