Minggu, 15 Februari 2015

Ranking Tinggi Tak Jamin Siswa Lulus SNMPTN

kotabontang.net - Ranking tinggi di sekolah bukan jaminan kita bisa lulus Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Pasalnya, PTN mencari kandidat mahasiswa dengan prestasi lain di luar sekolah.

Peluang tersebut dimanfaatkan dengan baik oleh Ghina Rizki Amalia. Mahasiswi Universitas Indonesia (UI) ini mengaku, dapat lulus SNMPTN karena berbagai prestasi non-akademis yang dikantonginya selama masa SMA.

Gina bercerita, ketika akan mendaftar SNMPTN, dia bersaing ketat dengan salah seorang teman yang juga memilih jurusan Sastra Inggris di UI. Nilai rapor si teman, kata Gina, lebih tinggi dari nilai yang dimilikinya.

Tetapi, Gina tidak gentar. Dia pun memasukkan berbagai bukti prestasi yang diraihnya seperti sertifikat kelulusan level di lembaga les bahasa Inggris, sertifikat lomba kesenian tingkat nasional dan sertifikat juara III lomba bahasa Inggris.

"Ketika pengumuman, aku yang diterima. Mungkin karena waktu itu aku masukin sertifikat-sertifikat yang menunjang pendaftaranku di jurusan yang kupilih," ungkap Ghina ketika dihubungi Okezone, baru-baru ini.

Prestasi non-akademis memang menjadi salah satu kriteria seleksi yang ditetapkan PTN. Contohnya, Universitas Sebelas Maret (UNS) dan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) akan memberi prioritas kepada para penghafal Alquran (tahfidz).

Cewek lulusan SMAN 71 Jakarta ini menganggap pendaftaran kuliah menggunakan sistem SNMPTN sangat simpel karena tidak mengharuskannya mengikuti ujian tulis. Tetapi, siswa pendaftar SNMPTN harus menjaga agar nilai rapor mereka tetap baik.

Menjaga nilai rapor inilah yang dilakukan Ghina. Dia juga rajin melakukan bimbingan belajar dan berdiskusi dengan guru agar nilai-nilainya memenuhi syarat pendaftaran.

Menurut Ghina, sebelum mendaftar, sebaiknya calon mahasiswa memantapkan diri dengan jurusan yang akan dipilih. Kuncinya, menyesuaikan pilihan tersebut dengan kemampuan masing-masing.

"Jangan takut mencoba dan pilihlah jurusan sesuai dengan minat. Jangan pilih jurusan kuliah karena orang lain, sebab nantinya kita yang menjalani kuliah," tuturnya.

Previous
Next Post »