Selasa, 06 Januari 2015

Warga Telihan Bontang Nikmati Jargas Rumah Tangga

kotabontang.net - Warga Telihan Bontang Nikmati Jargas Rumah Tangga.Proyek pemasangan jaringan gas (Jargas) untuk konsumsi rumah tangga di Kelurahan Gunung Telihan, akhirnya rampung. Setelah sempat molor sekitar satu tahun, proyek Jargas tahap II, yang menelan dana APBD Rp 18 miliar, diserahterimakan dari kontraktor kepada Dinas Perindustrian Perdagangan, Koperasi dan UMKM (Disperindakop dan UMKM) Bontang, Desember 2014.

"Program pemasangan Jargas di Telihan sudah rampung, sekarang tinggal pemeliharaan sebelum pasokan gas disalurkan ke rumah warga," ujar Kepala Seksi (Kasi) Energi dan Sumber Daya Alam, Disperindagkop UMKM Bontang, Khairil Anwar, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (5/1).

Ia mengungkapkan, total sambungan rumah yang masuk dalam program Jargas di Telihan sebanyak 1.471 sambungan. Sambungan Jargas tersebut terbagi dalam tujuh sektor. Masing-masing sektor terdiri sekitar 210 sambungan rumah.

"Saat ini tinggal satu sektor yang dalam perbaikan karena masih ditemukan adanya kebocoran. Karena ini gas, maka kita memang sangat hati-hati dan memastikan betul jaringan itu laik digunakan," katanya.

Tahapan selanjutnya yang mesti dilakukan adalah pemeriksaan kebocoran jaringan dengan melakukan uji coba terlebih dahulu. Caranya, jaringan gas diisi dengan udara bertekanan yang telah dicampur dengan zat pembau. Pada tahap ini, warga penerima sambungan Jargas, diharapkan segera melapor jika mencium bau gas di rumah

"Zat pembau itu tidak berbahaya. Nanti sewaktu petugas kami melakukan test dan ternyata ada warga yang mencium gas di rumahnya, maka diharapkan langsung melapor untuk perbaikan," ungkapnya.

Selanjutnya, setelah Jargas dianggap sudah fix 100 persen, Walikota Bontang Adi Darma, akan menyerahkan pengelolaan Jargas kepada PT Bontang Migas dan Energi (BME) sebagai pengelola tunggal seluruh Jargas di Bontang.

Ia menargetkan, paling lambat medio tahun ini, warga sudah bisa menikmati pasokan gas langsung ke rumah warga. "Kita upayakan dalam waktu dekat Pemerintah sudah bisa menyerahkan kepada PT BME, untuk selanjutkan dioperasikan sesuai standar yang berlaku," katanya.

Dijelaskan, program Jargas diprioritaskan bagi warga berpenghasilan rendah. Proses verifikasi warga yang berhak menikmati layanan tersebut dilakukan pihak Kelurahan dan Kecamatan setempat. "Data sambungan yang sudah terpasangan sudah melalui verifikasi pihak kelurahan. Setelah datanya sampai ke kami, maka ditindaklanjuti dengan pemasangan Jargas," pungkasnya.
-tribunnews-

Previous
Next Post »