Sabtu, 03 Januari 2015

Tak Ada Subsidi BBM, SPBU Asing Serbu RI

Tak Ada Subsidi BBM
kotabontang.net - Pencabutan subsidi BBM jenis premium menjadi ancaman bagi pengusaha SPBU lokal. Dengan begitu, pemain asing berpeluang masuk ke tanah air.

Ketua DPD V Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Rachamad Muhamadiyah menyatakan, kebijakan pemerintah yang menetapkan premium mengikuti harga minyak dunia cukup mengkhawatirkan.

''Tentu aturan baru ini bakal membuat SPBU asing tertarik berdagang di Indonesia. Apalagi akhir tahun nanti sudah diberlakukan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA),'' katanya kemarin (2/1).

Mahalnya biaya distribusi yang harus ditanggung pemilik SPBU juga makin menekan pengusaha, terutama di daerah kecil. SPBU asing yang hanya boleh menjual BBM di kota-kota besar tidak terlalu dibebani biaya distribusi karena jaraknya dekat.

Adanya perbedaan dalam distribusi ikut menggerus margin SPBU. Dia berharap pemerintah mengeluarkan peraturan untuk memperketat SPBU asing yang berdagang di Indonesia. Kondisi itu pun mendorong Hiswana Migas mendesak pemerintah mengubah margin SPBU dalam bentuk persentase yang hingga kini belum direalisasikan pemerintah.

''Kalau marginnya dengan mekanisme presentase, akan memudahkan pengusaha dan pemerintah jika harga BBM terus fluktuatif sesuai dengan yang direncanakan,'' jelas dia.

Di tempat terpisah, Asisten Manager Eksternal Relation Pertamina Marketing Operation Region (MOR) V Heppy Wulansari menuturkan bahwa konsumsi premium belum menunjukkan peningkatan dengan adanya penurunan harga. ''Untuk pasokan, kami siap menyuplai berapa pun kebutuhan konsumen. Sebab, konsumsinya tidak dibatasi lagi lantaran subsidinya dicabut,'' ungkapnya.
-jpnn-

Previous
Next Post »