Selasa, 06 Januari 2015

Modernisasi Pasar Citra Mas Lhoktuan, Pemkot Siapkan Rp.96 M

kotabontang.net - Program modernisasi pasar tradisional di Kota Bontang terus berlanjut. Setelah sukses membangun Pasar Taman Telihan di Bontang Barat, dan memulai pembangunan Pasar Induk Rawa Indah di Kecamatan Bontang Selatan, Pemkot kembali mengalokasikan dana Rp 96 miliar untuk merehabilitasi pasar tradisional Citra Mas Lhoktuan, di Kecamatan Bontang. Rencananya, pasar semi modern akan dilelang bulan ini.

"Kalau tidak ada halangan bulan ini pasar Citra Mas Lhoktuan akan dilelang. Makanya kami sidak untuk memastikan kesiapan lahannya tidak bermasalah," ujar Ketua Komisi III DPRD Bontang, Rustam HS, saat ditemui disela-sela kunjungan ke Pasar Citra Mas Lhoktuan, Selasa (6/1) kemarin.

Turut serta meninjau lokasi proyek Pasar Citra Mas Lhoktuan, anggota Komisi III DPRD Bontang, Abdul Kadir Tappa dari Golkar, Syahruddin M Noor dari PDIP, Suhut Haryanto dari Demokrat, dan HM Dahnial dari Gerindra.

Menurut Rustam, Komisi III DPRD konsen mengawal rencana pembangunan Pasar Citra Mas, mengingat rehabilitasi pasar tersebut sudah lama dinantikan warga. Ia tidak persoalkan sengketa lahan yang terjadi pada megaproyek pembangunan pasar Induk Rawa Indah, lagi-lagi terulang di Lhoktuan.

Terlebih skema penganggaran Pasar Citra Mas Lhoktuan hanya menggunakan sistem tahun tunggal. "Jangan sampai nanti proyek sudah dilelang ternyata lahannya belum clear, seperti proyek Pasar Rawa Indah," ungkapnya.

Selain meninjau kesiapan lahan Pasar Citra Mas, Komisi III DPRD juga meninjau langsung lokasi yang dijadikan tempat sementara ratusan pedagang ini berjualan.

Persoalan relokasi pedagang ini juga tidak bisa dipandang remeh karena imbasnya juga bisa berpengaruh pada progress pembangunan pasar. "Harus dipastikan juga soal lahan yang dijadikan tempat merelokasi pedagang. Karena itu juga bisa menghambat saat pembangunan sudah jalan sementara pedagang tidak mau pindah," paparnya.

Proyek lain yang juga jadi sasaran sidak Komisi III yakni pembangunan sport centre Lhoktuan sebesar Rp 18,3 miliar. Pengecekan ini dinilai langkah penting dalam mengawal pembangunan. Rustam berjanji akan terus memantau proyek pembangunan sport center agar dapat terus berjalan sesuai target yang ditetapkan dalam dokumen kontrak.
-tribun news-

Previous
Next Post »