Rabu, 21 Januari 2015

Mahasiswa Baru Jilati Porselen Toilet yang Jorok Karena Dimarahi Instruktur

kotabontang.net - Mahasiswa Baru Jilati Porselen Toilet yang Jorok Karena Dimarahi Instruktur.Para kadet muda mahasiswa dari perguruan tinggi ini berinisiatif benar-benar ingin membersihkan toilet asramanya, tidak dengan alat pembersih yang tersedia tapi dengan lidah. Benar, mereka menjilati porselen toilet kamar mereka hingga bersih.

Aksi yang cukup kontroversi ini awalnya karena sang instruktur memarahi mahasiswa yang gagal memenuhi standar kebersihan yang tinggi yang diterapkan di Sichuan Vocational and Technical College of Communications sebuah sekolah perguruan tinggi di Kota Chengdu, Propinsi Sichuan China.

Sang instruktur Sersan Cai Peng pun mulai marah kepada mahasiswa baru tersebut, namun kejutan muncul. Salah satu dari mereka mulai berjongkok dan menjilati toilet yang kotor tadi.

Dia berteriak pada para siswa, merinci hukuman harus mereka lakukan, ketika salah satu dari mereka berbicara. Mahasiswa bernama Ho Liao, rupanya telah mengatakan kepada instruktur: "Maaf Pak, tapi saya tidak setuju dan dengan izin Anda, saya ingin membuktikannya."


Para kadet muda kemudian berlutut dan menjilat lantai kamar mandi termasuk porselen yang mengarah ke selokan di mana tentara berjongkok untuk melakukan aksi mereka.

Dia kemudian pergi ke asrama dan menjilat lantai sana juga dan berdiri sebelum kembali dengan memberi hormat.

Banyak perguruan tinggi dan universitas di China termasuk pelatihan militer mendorong mahasiswanya dengan disiplin yang cukup ketat, termasuk menjaga kamar tidur dan sanitasinya bersih, sementara itu sang instruktur juga memiliki reputasi cukup buruk, karena memberikan hukuman yang cukup keterlaluan.

Berbicara setelah itu, mahasiswa Ho mengatakan: ". Dia bilang dia ingin lantai cukup baik untuk makan, kami menyampaikan itu. Dan saya hanya ingin membuktikannya saja, titik."

Sementara itu seluruh skuat dipecat perguruan tinggi itu karena aksi hukuman yang cukup kontroversi itu, tanpa komentar lebih lanjut sang instruktur.

Previous
Next Post »