Sabtu, 24 Januari 2015

Kejurprov Taekwondo Kaltim, Bontang Tuan Rumah?

kotabontang.net - Pengurus cabang (pengcab) Taekwondo Indonesia (TI) Bontang tengah bersiap diri. Jika tidak ada aral melintang, Bontang akan dipercaya sebagai tuan rumah Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Taekwondo Kaltim 2015. Kejurprov itu juga dijadikan ajang seleksi untuk mencari taekwondoin yang akan diturunkan di Pra-PON XIX 2016 Jawa Barat.

Sekretaris Pengcab TI Bontang, Yudhiansyah mengatakan, pihaknya sudah mendapat kabar jika Bontang ditunjuk sebagai tuan rumah kejurprov. Informasi itu diperolehnya langsung dari Ketua Pengurus Provinsi TI Kaltim, Andi Harun. Meski demikian, pihaknya masih menunggu kepastian tersebut.

“Kami baru dapat kabar secara lisan soal penetapan Bontang jadi tuan rumah kejurprov. Kalau untuk kepastiannya, kami masih menunggu keputusan resmi dari pengprov. Yang pasti, kalau memang kejurprov digelar di Bontang, kami sudah siap,” kata Yudhiansyah.

Yudi--sapaan akrabnya--mengatakan, venue untuk gelaran pertandingan taekwondo juga sudah disiapkan. Namun, venue tersebut sifatnya masih perkiraan. Pasalnya, pihaknya belum berani menetapkan venue tersebut selama belum ada kepastian dari pengprov soal penunjukkan Bontang sebagai tuan rumah.

“Kalau soal venue, kami mengusulkan digelar di Gedung Aini Rasyifa. Di sana, lokasinya terbuka dan sangat strategis. Gedung Aini Rasyifa dipilih biar masyarakat bisa menyaksikan langsung atlet Bontang berlaga di kejurprov. Kalau di gedung tertutup, nanti malah jarang ada yang datang,” jelasnya.

Sebagai informasi, TI Kaltim tengah mengajukan diri sebagai tuan rumah penyelenggaraan Pra-PON. Bahkan, Kaltim sampai menawarkan beberapa kemudahan pada semua peserta, agar target tuan rumah tersebut bisa direalisasikan.

“Kaltim sudah dikenal sukses menggelar beberapa ajang besar, baik level nasional maupun internasional. Inilah salah satu pertimbangan yang coba kita promosikan pada PB (Pengurus Besar, Red) TI, agar Kaltim bisa menjadi tuan rumah,” terang Andi Harun.

Kemudahan juga ditawarkan pada semua daerah peserta. Salah satunya adalah memberikan subsidi transportasi serta akomodasi selama bertanding di Kaltim. Selain itu, Andi Harun ingin peserta luar tak lelah dalam perjalanan, dengan memainkan Pra-PON di Balikpapan.

Dan keinginan Kaltim menjadi tuan rumah ini, ternyata mendapat dukungan dari beberapa daerah. Andi Harun mengklaim sudah ada 50 persen dukungan untuk Kaltim menjadi tuan rumah. “Mudah-mudahan kita bisa menjadi tuan rumah. Dengan begitu kans meloloskan atlet sebanyak-banyaknya ke PON akan semakin terbuka,” katanya mengakhiri.

Previous
Next Post »