Senin, 05 Januari 2015

Kecelakaan Maut Bontang Lestari

kotabontang.net - Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) maut di awal tahun 2015 terjadi, Minggu (4/1) kemarin sore. Seorang wanita bernama Hasriana tewas dengan leher patah serta luka di wajah dan dada. Tubuhnya terlempar ke dalam jurang usai motornya tak terkendali dan mengghantam pohon di Jalan Ir Soekarno-Hatta, Kelurahan Bontang Lestari.

Wanita 21 tahun yang baru pulang dari kebun itu tidak berkendara seorang diri. Menggunakan motor Honda Beat KT 6075 DF, korban berboncengan dengan kakak iparnya bernama Melyana (29) warga Jalan Zamrud Kelurahan Berebas Tengah, serta dua keponakannya Sely (11) dan Alif. Tak hanya itu, warga Jalan Teuku Umar Kelurahan Bontang Lestari itu juga mengangkut beberapa buah kelapa.
Jika Hasriana tewas, Melyana dan Sely mengalami luka berat. Melyana mengalami luka di bagian wajah, sementara Sely mengalami luka di kepala atas. Keduanya masih dirawat di RSUD Taman Husada Bontang. Sementara, Alif selamat setelah hanya menderita luka ringan dan diperbolehkan pulang terlebih dahulu.

Kapolres AKBP Heri Sasangka, melalui Kasat Lantas AKP Lalu Guruh Prawira Negara mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan atas kasus tersebut. Beberapa saksi yang mengetahui kejadian itu dalam pemeriksaan. Termasuk akan memeriksa penumpang motor maut itu.
“Dugaan sementara out of control dan kelebihan muatan motor. Motor itu ditumpangi, empat penumpang, serta beberapa buah kelapa. Selain itu, saat kejadian pengendara dan penumpang motor tidak mengenakan helm. Itulah yang menyebabkan luka parah,” katanya.

Motor maut itu kini sudah diamankan di kantor Sat Lantas Polres Bontang untuk kepentingan penyelidikan. Sedangkan Hasriana sudah dibawa pulang oleh pihak keluarga untuk dimakamkan. “Kami masih menunggu kondisi penumpang untuk menjalani pemeriksaan,” jelasnya.
Informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat korban melaju dari arah Bontang Lestari menuju kota. Usai melewati tempat pembuangan akhir (TPA) Bontang Lestari, korban memacu motornya dengan kecepatan tinggi. Dengan kondisi jalan agak menikung, diduga motor yang dikendarai korban oleng.
Karena tidak bisa mengendalikan laju motornya, akhirnya motor berikut pengendara dan penumpangnya menabrak pohon angsana. Mereka pun terlempar ke dalam jurang sedalam dua meter di pinggir jalan. Darah pun berceceran di sekitar jurang kecil itu. Mereka akhirnya diselamatkan oleh pengendara yang melintas dan dibawa ke RSUD Bontang.
KEJADIAN AWAL 2015
Lakalantas maut itu merupakan yang pertama selama tahun 2015. Sebelumnya, pada tahun 2014, Korps Bhayangkara itu sudah menangani 38 lakalantas dengan rincian 29 tewas, 17 luka berat, 9 luka ringan, dan kerugian materiil (kermat) mencapai Rp 263.450.000.
“Kami imbau kepada masyarakat untuk menaati peraturan lalu lintas. Apalagi, mayoritas penyebab lakalantas di Bontang akibat faktor humman error,” katanya./-sapos.co.id-

Previous
Next Post »