Selasa, 13 Januari 2015

Ini Dia Arisan Online Bodong Mahasiswi Magetan Itu

kotabontang.net - Mahasiswi ini bernama Mega Retno Palufi. Usianya masih sekitar 20 tahun. Sejak sepekan terakhir, warga RT 016/ RW 005 Desa Madigondo ini mulai terlihat kurang tidur. Wajahnya pucat, rambutnya kusut, dan terlihat tak ada gairah hidup.

Ketika Madiunpos.com mendatangi rumah sederhananya, ia masih mengurung diri di dalam kamar. Tak seberapa lama, kerabatnya memangilnya. Ia pun melangkah menuju ruang tamu.

“Kemarin banyak tamu ke sini. Semua minta agar uangnya dikembalikan. Ada yang bawa preman, polisi, dan ancam-ancam gitu,” tutur Mahasiswi Universitas Muhammadiyah Madiun ini mengawali perbincangan dengan Espos, Senin (12/1/2015).

Mega sama sekali tak menyangka, arisan online yang ia dirikan dua bulan lalu membuatnya celaka. Uang yang ia kelola bukannya beranak pinak.

Melainkan, terkuras habis untuk membayar bonus atau profit kepada setiap membernya. Modalnya senilai Rp200 juta pun ludes.

“Kesalahan saya, bonus yang saya berikan kepada setiap anggota terlalu besar. Setiap pendaftar langsung dapat bonus 200% per 21 hari,” jelasnya.

Entahlah, logika macam apa yang dipakai Mega sehingga ia bisa memberikan bonus kepada setiap pendaftar 200% pada 21 hari berikutnya.

Ia sendiri hanya menirukan usaha sebelumnya milik rekannya yang ia kenal di media sosial Facebook.
Kini, akibat usahanya yang tak dirancang matang itu, ia harus mengembalikan uang membernya yang mencapai Rp1 miliar.

Jika tak segera dibayar, penjara siap menantinya. Padahal, ia sudah tak memiliki harta apa-apa, selain uluran tangan orang tua dan saudara-saudaranya.

“Total utang saya saat ini masih sekitar Rp1 miliar. Semua uang saya sudah habis untuk membayar anggota saya,” ujarnya penuh sesal.

Previous
Next Post »