Rabu, 07 Januari 2015

ICW Menduga Adanya Potensi Penggelembungan Harga BBM Baru

kotabontang.net - Keputusan pemerintah menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis Premium per 1 Januari 2015 lalu menjadi Rp 7.600/liter seolah membius masyarakat.

Padahal, Indonesia Corruption Watch (ICW) menilai adanya potensi penggelembungan (Mark Up) BBM Premium dan Solar oleh pemerintah. Dari hitung-hitungan ICW, mengacu pada realisasi mean oil platts singapore (MOPS), harga BBM Premium Januari sebenarnya adalah Rp 7.013/liter, selisih Rp 583 dari harga ketetapan pemerintah.

Sementara harga Solar seharusnya hanya Rp 6.607/liter, sehingga beban subsidi Solar bukan Rp 1.000, melainkan hanya Rp 303/liter.

Patut dipertanyakan apakah ini faktor kesengajaan atau ketidak hati-hatian pemerintah yang justru berindikasi munculnya kasus korupsi baru.


Previous
Next Post »