Senin, 26 Januari 2015

Analisa Tommy Soeharto : Penangkapan Bambang Widjajanto Hanya Sandiwara

kotabontang.net - Sejak ramai-ramainya soal penangkapan dan penahanan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjajanto (BW) oleh penyidik Bareskrim Mabes Polri pada Jumat kemarin, 23 Januari 2015, putra bungsu mantan Presiden Soeharto, Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto, punya pandangan yang berbeda dari banyak orang.

Lewat akun Twitter-nya sejak Jumat malam sampai Sabtu pagi ini, 24 Januari 2015 Tommy memaparkan bahwa penangkapan BW dan gunjang-ganjingnya adalah sandiwara belaka.

“Saya yakin rakyat negeri ini tidak semua bisa dibodohi dengan sandiwara-sandiwara panggung kepentingan. Buka mata, buka hati, untuk melihat kepalsuan,” tulisnya.

Menurut dia, apa yang dipertontonkan belum seberapa besar dibandingkan dengan yang disembunyikan dengan aksi-aksi yang terlihat beberapa hari ini. Adapun tujuannya, katanya, masih seputar kepentingan kekuasaan mutlak.

“Judulnya nafsu menguasai semua lini dengan menempatkan orang-orang dekat,” katanya.

Pencipta kisahnya, imbuh Tommy, sangat jelas. Begitu pula dengan sutradara, peran utama, peran pembantu, dan bintang tamunya.

“Sutradara dari semua itu, yang berpengalaman memimpin intelijen, tentu akan sangat pandai membuat skenario dramatis karena kepalsuan dibuat seakan kisah nyata,” tulisnya lagi.

Lebih lanjut Tommy mengatakan, penangkapan BW adalah rekayasa untuk memuluskan pertemuan langsung alias acara empat mata.

“Kalau tidak begitu tentu mata rakyat akan curiga. Dengan alasan pemeriksaan tentu saja negosiasi berjalan lancar. Logikanya, kalau acara janjian, rakyat akan curiga, kok tiba-tiba ada pertemuan. Ini di sebut dengan politik bersih-besrih alias pembersihan sebelum benar-benar dilantik. Modus cuci tangan-cuci kaki sebelum masuk ruangan pelantikan. Penangkapan nya heboh, pemeriksaan tentu berjalan sesuai skenario mencari jalan tengah agar mulus lulus uji emisi tidak menyebabkan polusi. Salam yang paling tepat buat yang ikut-ikut heboh adalah salam ketipu lagi,” ujar Tommy melalui beberapa kicauan di akun twitternya.

Benarkah tudingan Tommy ini? Mari kita lihat dalam beberapa saat ke depan.

Previous
Next Post »