Selasa, 06 Januari 2015

Ada Lagi Pesan Hoax di Facebook Tentang Copyright

kotabontang.net - Pesan hoax atau pesan yang berisi berita bohong di media sosial memang sering ditemui. Kali ini di Facebook ada seseorang yang menyebarkan pesan tentang hak cipta di Facebook. Pesan tersebut tersebar ke banyak orang dan akhirnya mendapatkan respon dari media. Hal yang disampaikan dalam pesan tersebut nyatanya tak ada yang benar dan tidak sesuai dengan yang telah dituliskan oleh Facebook sendiri tentang hak cipta.

Di dalam pesan tersebut tertulis:

“Untuk menanggapi peraturan baru Facebook, saya mendeklarasikan bahwa hak cipta saya adalah termasuk dalam detail personal saya, ilustrasi, komik, lukisan, foto profesional dan video, dan sebagainya (seperti yang tercantum dalam Berner Convention). Untuk penggunaan komersial dari yang telah tertulis tersebut diperlukan izin sepanjang waktu!”

Pesan hoax tersebut tidak benar sama sekali. Facebook tidak memiliki apa yang penggunanya posting di akun Facebooknya. Berdasarkan kebijakan privasi jaringan sosial mereka berhak untuk mendistribusikan dan menyebarkan posting pengguna, tergantung pada pengaturan privasi mereka.

Pesan hoax tersebut bahkan menuliskan hal yang salah tentang “Berner Convention”. Jika kita mencarinya di Google maka tidak ada yang disebut sebagai Berner Convention, atau itu mungkin kesalahan ketik yang seharusnya Berne Convention yang merupakan perjanjian internasional untuk melindungi karya sastra dan karya seni.

Jadi jangan khawatir tentang pesan hoax tersebut. Profil Facebook kita baik-baik saja. Jika kita ingin memposting sesuatu namun tidak ingin terlihat orang lain kita bisa menggunakan pengaturan privasi yang telah disediakan di Facebook.

Jika ada pesan atau status orang yang berupa berita atau pernyataan seseorang yang mencurigakan atau meragukan maka memang tak sebaiknya kita percayai. Sebagai pengguna internet kita juga berkewajiban untuk menciptakan internet sehat, salah satunya dengan tidak menyebarkan berita hoax.

Jangan mudah mengcopy-paste, atau menyebarkan berita-berita yang kita sendiri tidak tahu kebenarannya. Kita harus cerdas untuk mengerti sesuatu itu benar atau hanya hoax. Ya, jangan mudah percaya terhadap sesuatu. Banyak berita-berita yang tak benar, bahkan media-media online sekalipun sering memanipulasi judul artikel sehingga bermakna negatif atau ambigu.

Previous
Next Post »