Selasa, 02 Desember 2014

Wisata Operasi Plastik, Ini Kegiatan yang Diikuti Wanita Indonesia di Korea

Wisata Operasi Plastik, Ini Kegiatan yang Diikuti Wanita Indonesia di Korea
kotabontang.net - Wisata Operasi Plastik, Ini Kegiatan yang Diikuti Wanita Indonesia di Korea , Booming-nya operasi plastik di Korea Selatan dengan jaminan hasil memuaskan tak hanya menarik minat warga lokal tapi juga turis mancanegara, termasuk Indonesia. Minat yang cukup besar itu pun melahirkan lahan bisnis baru yaitu agen wisata tur operasi plastik Korea.

Agen-agen ini menyediakan layanan mulai dari pemesanan tiket, hotel juga mengantarkan dan mendampingi klien sebelum, saat dan setelah prosedur operasi. Hal yang membedakan tur operasi plastik dengan layanan operasi plastik biasa adalah klien berkesempatan untuk berjalan-jalan mengunjungi sejumlah tempat wisata dan belanja di Korea Selatan.
Minki Kang, adalah salah satu agen yang menjalani bisnis ini pada Februari 2014 lalu. Ada pula The Line Clinic, klinik operasi plastik di Korea yang memiliki perwakilannya di Indonesia. Perwakilan dari Indonesia inilah yang akan membawa klien untuk menjalani operasi sekaligus berwisata. Jadwal dan kegiatan apa saja yang biasa ditawarkan para agen ini kepada klien selama berada di sana?

1. Konsultasi
Minki menjelaskan, ia beserta pasien operasi plastik biasanya tiba di Seoul, Korea Selatan pada pagi hari sekitar pukul 09:00. Tak menunggu lama, pasien pun langsung check-in hotel dan bergegas ke Grand Plastic Surgery, salah satu pusat operasi plastik ternama di Korea. "Konsultasi dulu dengan beauty consultant, baru bertemu dokter ahli," ujar Minki saat berbincang dengan Wolipop di bilangan Senopati, Jakarta Selatan.

2. Prosedur Operasi
Setelah bertemu dokter ahli, prosedur operasi bisa langsung dijalani tergantung dari kesiapan pasien. Namun ada beberapa orang yang merasa belum siap sehingga operasi bisa ditunda keesokan harinya. "Setelah selesai operasi kecil seperti double eyelid, hidung, dagu, langsung bisa pulang. Tapi kalau operasi V line (pemotongan rahang), payudara dan liposuction harus menginap semalam dulu di klinik," ujar lulusan S1 Hukum Universitas Atma Jaya ini.

3. Pasca Operasi
Sembari menunggu pemulihan, pasien bisa berjalan-jalan ke beberapa tempat wisata di Korea atau beristirahat di hotel. "Baru nanti terakhir sebelum kembali ke Indonesia ke klinik lagi untuk lepas benang jahitan," tutur Minki.
4. Berwisata
Agenda wisata yang ditawarkan Minki kepada kliennya tidak terlalu jauh dari hotel maupun klinik operasi plastik sebab pasien masih dalam masa pemulihan. Tempat wisata yang didatangi pun tergantung dari keinginan klien. Selama menangani klien, Minki lebih sering menemani mereka ke tempat belanja atau merekomendasikan untuk datang ke salon untuk perawatan ringan seperti nail art.

"Saya suka belanja, jadi Mr. Kang bawa saya ke tempat-tempat belanja. Sama makan-makan, sempat ke luar kota juga jalan-jalan. Aku juga beli kosmetik karena murah-murah, tempatnya di Dongdaemun," ujar salah seorang pasien.

5. Keliling Korea
Berbeda dengan Minki, The Line Clinic menawarkan paket wisata yang lebih beragam. Sovia dan Lusi yang merupakan representatif The Line Clinic di Jakarta, Indonesia mengungkapkan kalau pasca operasi, biasanya mereka akan mengajak pasiennya untuk berkeliling ke tempat-tempat wisata populer seputar Seoul. Mulai dari Namsan Tower, Dongdaemun, Namdaemun hingga Nami Island tergantung pilihan klien. Ia juga mengatakan kalau klien Indonesia paling suka berbelanja.

"Tapi kalau klien habis operasi besar tidak bisa langsung jalan-jalan, sehari nginep di rumah sakit baru besok keluar. Jalan-jalan juga tidak bisa yang jauh, hanya makan di luar setelah itu kembali ke hotel. Biasanya hari ketiga setelah operasi baru bisa full jalan-jalan," ujar Sovia kepada Wolipop di Grand Indonesia Shopping Town, Jakarta Pusat.

6. Jalan-jalan dengan Wajah Diperban
Sebagian besar pasien keluar dengan wajah yang masih diperban, serta wajah sedikit bengkak. Namun kondisi itu tidak mengurungkan niat mereka untuk menikmati pesona wisata di Korea Selatan, terutama Seoul. Salah satu klien yang pernah ditangani Minki mengatakan dirinya tidak malu berjalan di tempat umum, sementara wajahnya masih dalam kondisi pemulihan.
"Tidak malu karena di Korea kan nggak ada yang kenal juga dan di Seoul banyak orang yang mukanya diperban seperti saya. Turis yang operasi plastik di Korea memang banyak," ungkapnya.

Previous
Next Post »