Senin, 01 Desember 2014

Video dan Wawancara dengan Pria yang Ditelan Hidup-hidup oleh Anaconda

Video dan Wawancara dengan Pria yang Ditelan Hidup-hidup oleh Anaconda
kotabontang.net - Video dan Wawancara dengan Pria yang Ditelan Hidup-hidup oleh Anaconda, Pria ini habiskan waktunya selama 10 tahun untuk meneliti ular Anaconda di Amazon. Sampai akhirnya ia ditelan hidup-hidup oleh ular sepanjang 9,1 meter itu. Beruntung beberapa orang langsung datang menolongnya dan mengeluarkannya.

Pria ini bernama Paul Rosolie. Tulang rusuknya sempat patah karena salah seekor Anaconda yang sedang ditelitinya. Kini ia kembali nekat untuk melakukan percobaan dengan merelakan tubuhnya ditelan oleh Anaconda itu. Tapi kali ini tubuhnya dibungkus oleh pakaian khusus terlebih dahulu.

Ia masuk dalam acara reality show, Eaten Alive, untuk Discovery Channel. “Aku ingin melakukan sesuatu yang membuat orang terkejut. Aku ingin semua orang tahu apa yang sebenarnya ada dan terjadi di Amazon,” katanya.

Aksi nekat ini cukup membuatnya terkenal. Bahkan di laman mesin pencari Google, keyword “Paul Rosolie Eaten Alive” terdongkrak hingga lebih dari 250.000 hasil. Namun aksinya ini bukan tanpa hambatan. Para aktivis pecinta binatang mengecam aksinya karena dinilai bisa membahayakan ular itu. Namun Discovery Channel memastikan ularnya hidup dan dalam kondisi baik-baik saja.

“Ada orang yang mendukung. Ada juga yang tidak. Bagi mereka yang tidak, aku pikit mereka sudah tahu apa yang kulakukan selama ini. Aku selalu melindungi ular-ular itu. Jadi tidak masalah,” tambahnya.

Michael Edelstein, seorang Profesor bidang Lingkungan Hidup di Universitas Ramapo, adalah dosen yang mengajari Rosolie selama ini.

“Dia tidak seperti mahasiswa lainnya. Dia selalu muncul di Amazon. Membahayakan hidupnya beberapa kali dan memang peneliti alam sejati,” katanya.

Rosolie mengaku tidak mudah mencari seekor ular Anaconda. Ia dan timnya harus menghabiskan waktu selama dua bulan untuk menemukan seekor ular yang berada di bagian hutan terdalam.

“Susah menemukannya. Bahkan untuk mencarinya saja pun kita harus melewati rintangan berbahaya. Ada buaya, pohon tumbang, sungai yang deras dan lain-lain,” jelasnya. Butuh 12 orang untuk menjinakkan Anaconda ini.

Previous
Next Post »