Jumat, 05 Desember 2014

Tips dan Trik Menyapih Anak Tanpa Rewel

Tips dan Trik Menyapih Anak Tanpa Rewel
kotabontang.net - Tips dan Trik Menyapih Anak Tanpa Rewel , Mempersiapkan kemantapan hati ibu dan melihat tanda bahwa si anak siap disapih memang tidak mudah. Akibatnya, proses menyapih sering kali tidak berjalan mulus. Bila demikian trik menyapih anak tanpa rewel berikut ini bisa dicoba.

* Mengurangi frekuensi menyusui.
Secara bertahap kurangilah frekuensi menyusui pada siang hari. Cara ini biasanya akan menurunkan produksi ASI. Jika ASI tinggal sedikit, biasanya anak pun tidak mau menyusu lagi. Pada malam hari, biasanya anak terbangun untuk menyusu. Sebaiknya sebelum tidur, anak dikenyangkan terlebih dahulu, entah dari MPASI (Makanan Pendamping ASI) atau dengan susu UHT atau formula.

* Menambah pemberian MPASI.
Saat ini adalah waktu yang tepat untuk mengenalkan anak pada sesuatu yang baru, seperti rasa, bentuk, dan tekstur pada MPASI. Lalu, berikan sebanyak 3 – 4 kali sehari untuk mengurangi pemberian ASI pada siang hari.

* Tetapkan tempat menyusui.
Tetapkan hanya pada satu tempat, misalnya di kamar. Ini berguna agar si kecil tidak meminta ASI di sembarang tempat sekaligus mengajaknya untuk belajar mengenal aturan.

* Tidur terpisah.
Terkadang balita mau tak mau belajar menahan diri untuk tidak menyusu pada malam hari. Karena itu perlu kerja sama ayah seperti menemani tidur, agar balita tidak rewel ketika pisah dengan sang bunda.

* Menyiapkan makanan atau minuman pengganti.
Ketika balita haus dan minta disusui, alihkan dengan memberi minuman dan/atau makanan pengganti, yang disukainya. Sebaiknya, siapkan dahulu minuman/makanan pengganti di sisi tempat tidurnya.

* Memberikan penjelasan dengan mengajak bicara.
Meskipun masih kecil, balita tetap bisa mengerti maksud kita, asalkan dijelaskan dengan bahasa sederhana dan lemah lembut. Bunda bisa melakukannya dengan sabar, lembut, dan penuh cinta. Jangan pernah bosan untuk memberikan alasan kepada balita.

*Tunjukkan perhatian dan kasih sayang.
Selama proses menyapih, tunjukkan perhatian dan kasih sayang kepada anak, seperti mendekap, mengusap, atau mencium anak. Ini dimaksudkan agar anak tahu bahwa kita tetap menyayanginya meski sudah tidak menyusuinya lagi.

* Mantapkan hati.
Jika sudah berniat, jangan sampai kita luluh oleh rengekan balita yang terus minta ASI lagi. Kita pun mesti disiplin. Tapi yang terpenting jangan sampai kita ragu-ragu, karena keraguan ini akan terbaca oleh anak. Akhirnya, anak pun tidak rela disapih.

* Menyapih pada saat sehat.
Sebaiknya menyapih anak tidak dalam keadaan kurang sehat. Karena pada saat demikian, balita masih butuh menyusu sebagai rasa aman. Tunggulah sampai balita sembuh.

* Melibatkan suami.
Ajaklah suami sebagai orang terdekat yang mampu menghibur dan mengalihkan perhatian anak ketika rewel minta ASI. Ayah dapat mengingatkan/mendukung agar ibu selalu bersikap konsisten.

* Mengganti aktivitas menyusu.
Banyak aktivitas yang bisa dilakukan oleh orangtua dan anak sebagai pengganti waktu menyusui. Seperti membaca buku atau mendongeng sebelum tidur.

Nah, itu tadi trik menyapih anak tanpa rewel. Dan, ketika anak sudah tidak menyusu lagi, berikan penghargaan atas upaya atau kedisiplinannya itu. Tidak perlu memberikan hadiah, tapi cukup dengan pujian atau pelukan saja kok.

Previous
Next Post »