Selasa, 02 Desember 2014

Cerita Wanita Indonesia yang Jalani 4 Operasi Plastik Sekaligus di Korea

Cerita Wanita Indonesia yang Jalani 4 Operasi Plastik Sekaligus di Korea
kotabontang.net - Korea Selatan dikenal sebagai salah satu negara dengan prosedur operasi plastik terbaik di dunia. Meski sudah marak sejak tahun 2000 silam, tren operasi plastik semakin berkembang seiring semakin mendunianya para pelaku industri hiburan Korea. Hal inilah yang melatarbelakangi banyaknya pasien-pasien operasi plastik yang datang dari seluruh penjuru dunia, termasuk Indonesia.

Susan merupakan salah satu wanita Indonesia yang tergiur menjalani operasi plastik di Korea ini. Memiliki bentuk mata yang tergolong kecil tanpa lipatan, membuat Susan (bukan nama sebenarnya) merasa tidak percaya diri karena bentuk wajahnya menjadi kurang menarik. Bukan hanya itu saja, meski sudah menginjak usia 40 tahun, ia juga ingin tetap menjaga tubuhnya agar tetap ramping sehingga terlihat lebih muda. Hal inilah yang melatarbelakangi dirinya untuk mantap melakukan operasi plastik.

Awalnya wanita yang sehari-harinya seorang ibu rumah tangga itu sempat bingung mencari pusat bedah plastik yang aman dan terpercaya. Hingga akhirnya ia berkenalan dengan seorang pemilik agensi wisata kecantikan Korea di Indonesia, PlastiKorea, Minki Kang, yang dapat membantunya menjalani operasi plastik. Setelah berkenalan dengan Minki, hal yang dilakukannya pertama kali adalah mengirim foto wajah dan anggota tubuh yang akan dioperasi sejelas mungkin.

Oleh Minki foto tersebut dikirim ke klinik kecantikan yang bekerjasama dengannya yaitu Grand Plastic Surgery. Tak lama kemudian pihak klinik menjelaskan operasi apa saja yang sekiranya bisa dilakukan Susan beserta kisaran biayanya. "Setelah semuanya oke, saya langsung atur jadwal untuk berangkat ke Korea. Begitu sampai sana langsung diajak ke Grand Plastic Surgery, konsultasi sama dokter ahli," papar Susan ketika berbincang dengan Wolipop, Senin (24/11/2014).
Ibu satu anak ini menjelaskan, proses konsultasi dengan pihak klinik di Korea terbilang cukup detail. Secara cermat, dokter ahli bedah menganalisa bentuk wajah dan tubuh serta melihat kekurangan yang bisa diperbaiki sesuai dengan permintaannya. Dari hasil analisa, diketahui bahwa Susan bisa menjalani operasi kelopak mata, pembesaran bentuk mata dan pembentukan batang hidung.

Tidak hanya itu aja, karena ingin terlihat awet muda dan ramping, Susan juga menginginkan operasi sedot lemak di bagian lengan dan sang dokter pun menyanggupinya. Setelah itu barulah jadwal operasi ditentukan. Namun dia tidak ingin menunggu terlalu lama sehingga keesokan harinya langsung menjalani empat operasi sekaligus dengan durasi yang berbeda-beda.

"Sebelum operasi sempat ada rasa takut juga ya, tapi perawat di sana menenangkan saya. Para ahli medisnya pun juga profesional jadi saya akhirnya berani. Dan setelah dikasih anastesi, saya nggak ingat apa-apa lagi, tahu-tahu sudah ada di ruang pemulihan," jelasnya lagi.

Susan juga mengaku merasa pegal dan nyeri saat pengaruh obat biusnya hilang. Namun ia diberi obat penghilang rasa sakit dan lama kelamaan mulai hilang. Setelah sadar, ia diperbolehkan untuk kembali beristirahat ke hotel dalam keadaan penuh perban di wajahnya.

Walaupun rasa nyeri masih tersisa, Susan tidak menyia-nyiakan kesempatan berkeliling kota Seoul untuk berbelanja dan menikmati hidangan khas Korea dalam keadaan wajah masih diperban. "Saya sih nggak malu ya jalan-jalan pakai perban, soalnya nggak ada yang kenal saya juga. Di Seoul sendiri juga banyak turis-turis seperti saya dan mereka nggak masalah," tambahnya kemudian.

Perban yang digunakannya ini dilepas sebelum kembali ke Jakarta dan hasil operasi sudah mulai terlihat. Susan juga merasa bersyukur bahwa dirinya tidak harus menjalani pemeriksaan imigrasi di bandara karena menurutnya hal ini sudah biasa terjadi di Korea. Bahkan pusat bedahnya pun bersedia membuatkan surat bukti operasi jika diperlukan. Namun dia tidak membutuhkannya karena operasi yang dijalaninya tidak mengubah total bentuk wajahnya.

Berbagai tanggapan dari orang-orang sekelilingnya diterima oleh Susan saat mengetahui dirinya menjalani operasi plastik. Mereka syok lantaran hasilnya tampak alami. Ia juga mengatakan banyak temannya yang sebenarnya ingin melakukan operasi, tetapi takut dan malu dan tidak tahu harus operasi di mana.

Ketika ditanya tentang biaya yang dikeluarkan, Susan mengaku mengeluarkan lebih dari Rp 100 juta. "Di Korea saya habis sekitar Rp 150 juta. Biaya operasi seluruhnya Rp 120 juta, sisanya Rp 30 juta untuk akomodasi dan belanja," ungkapnya.

Menjalani operasi September lalu, sejauh ini Susan merasa puas dengan hasil yang dicapai. "Sangat puas ya, karena selama ini sudah olahraga tapi susah hilang lemaknya. Perubahan di wajah saya juga membuat saya lebih fresh dan percaya diri," pungkas wanita yang berencana akan melakukan operasi liposuction atau sedot lemak di area perut dan paha pada April tahun depan.

Previous
Next Post »