Selasa, 02 Desember 2014

Cara Sederhana Membuat Ibu Bahagia : Ucapkan Kalimat Ini Setiap Hari

kotabontang.net - Rasa sayang ke ibunda terkadang diekspresikan lewat pelukan, kecupan atau memberikan hadiah. Meski hal tersebut sering Anda lakukan, namun ternyata itu belum cukup untuk mengekpresikan rasa cinta Anda. Karena terkadang, ibu tak perlu hadiah mahal, cukup dengan kalimat sakti ini bisa membuat mereka tersenyum bahagia.

"I love you mom" atau "Aku sayang ibu" sangat jarang diucapkan anak kepada orangtuanya karena malu atau gengsi untuk disampaikan. Padahal untaian kalimat singkat tersebut memberikan makna yang begitu besar bagi ibunda. "Konfirmasi cinta itu penting sekali karena ada perasaan dicintai dan disayangi," ujar Psikolog Roslina Verauli M.Psi saat ditemui dalam acara Nivea dalam tajuk 'PS I Love You Mom' di restoran Bistronomy, Jakarta, Selasa (25/11/2014).

Mengatakan ucapan cinta terhadap ibu ternyata memberikan dampak yang sangat besar, bahkan berpengaruh positif terhadap kesehatan orangtua. Menurut psikolog yang akrab disapa Vera itu, banyak sekali hasil penelitian yang diterbitkan dalam buku-buku psikologi positif yang menunjukkan korelasi positif antara perasaan dicintai dan mencintai terhadap kepuasaan secara emosional.

"Menghindarkan si individu dari perasaan-perasaan kesepian, perasaan depresi dan sakit-sakit secara fisik karena secara emosional merasa well being, ini agak sukar diterjemahkan, tapi aku terjemahkan sendiri well being adalah sejahtera secara emosional," tambah psikolog keluarga itu.

Untuk itu, agar ibu dan ayah bisa lebih bahagia tak ada salahnya mengucapkan kata cinta setiap hari untuk mereka. Hubungan antara orangtua dan anak pun bisa semakin dekat dengan untaian kata sederhana tersebut.

Meski begitu, terkadang kita sulit untuk memulai mengatakannya rasa cinta terhadap orangtua. Namun Vera menegaskan bahwa ekspresi cinta, termasuk ungkapan sayang kepada orangtua sebenarnya tidak boleh ditahan. Semakin kita memendam perasaan itu berarti kita semakin banyak menyimpan emosi.

"Ketika emosi selalu di-repress (ditekan-red) tampilannya akan mudah ngeburai (terharu), kita jadi lebih sensitif. Itu sebabnya nggak tepat untuk ditahan ketika emosi, termasuk emosi cinta, jadi perlu diekspresikan, semua emosi apalagi emosi cinta yang mekanismenya kompleks, emosinya gede luar biasa dan energinya juga besar. jadi ekspresi cinta itu perlu diungkapkan secara verbal, secara reguler," tambah Vera.

Previous
Next Post »