Rabu, 26 November 2014

Aneh, Wanita Ini Nikahi Pria yang Selalu Menerornya Selama 18 Bulan

Aneh, Wanita Ini Nikahi Pria yang Selalu Menerornya Selama 18 Bulan
kotabontang.net - Aneh, Wanita Ini Nikahi Pria yang Selalu Menerornya Selama 18 Bulan , Perempuan ini harus menjalani hidupnya penuh teror selama 18 bulan. Ia bahkan tak bisa tidur sepanjang malam karena terganggu dengan isi SMS dan telepon penuh teror dari yang memata-matainya. Anehnya, lambat laun ia malah jatuh cinta dengan si peneror dan kemudian mereka menikah.

Telepon Keren Scott berdering 50 kali sehari. Ia bahkan sempat sakit karena ketakutan menjawab setiap panggilan telepon yang masuk. Atau was-was dan khawatir karena membaca SMS yang benar-benar menjengkelkan. Si peneror bahkan pernah sangat kasar dan menakutkan. Ia mengancam akan menculik putrinya yang masih kecil.

Keren bahkan sempat berniat balas dendam dengan laki-laki peneror itu. Namun karena tak tahu caranya, Keren kehabisan akal. Ia memilih untuk pindah rumah saja agar tak lagi diikuti oleh lelaki bernama Martin itu.

Namun kisah ini ternyata berjalan happy ending . Mereka benar-benar menikah!

“Ada waktu ketika aku sangat ketakutan dengan tingkahnya. Tapi sekarang aku berpikir. Kalau dia tidak melakukan itu semua, mungkin kami tidak akan menikah,” kata Keren.

Ia bukannya tidak mengecam tindakan Martin. Namun ia percaya apa yang dilakukannya semua karena cinta.

“Bisa saja kulaporkan dia ke polisi dan akhirnya dia akan dipenjara. Tapi aku memilih untuk memaafkannya. Ini memang controversial. Tapi inilah cinta,” tuturnya.

Mereka menikah di tahun 2002 and dan putrid mereka, Katie, lahir di tahun 2003.

“Kalau kulihat masa lalu, aku tak percaya telah melakukan semua hal menakutkan itu kepada Keren. Aku seperti orang yang berbeda,” jelas Martin.

Kini ia berjanji akan menjadi lelaki yang selalu melindungi keluarganya. Meskipun terkadang ia masih merasa menyesal telah memata-matai istrinya selama ini.

“Aku mencintainya lebih dari apapun di dunia ini. Dan aku ingin menghabiskan sisa hidupku bersamanya. Semoga kesalahanku selama ini terampuni,” pungkas Martin. (Eris Estrada/tribun-medan.com)

Previous
Next Post »